Berbagi Gratis Kelemahan dan Kelebihan LWMA Berbanding SMA Ciao. bagaimana kabarnya anda trading. Mudah profitto mudahan tetap kosisten. Kali ini saya akan memcoba berbagi gratis tentang kelemahan dan kelebihan LWMA (Linear Weighted Moving Average) berbanding SMA (Simple Moving Average). Terutama Dalam commercio sehari - Hari. Bukan saya MERASA Sudah Jago Dalam forek tetapi saya juga Sedang berusaha memahami tentang Teknikal analisa forex. Karena merupakan analisa forex fondamentale Dalam Cara bermain forex. Forex Adalah seni untuk mengolah dati dari forex Indikator yang nantinya di padukan dengan Informasi dari grafico yang Terus Dinamis berubah Secara. Forex Indikator yang Selama ini saya pelajari Dalam cara bermain (averge Moving) forex Adalah Salah satunya MA dan di bawah saya sajikan rumus perhitungan Ma Dai ini Sudah tersedia piattaforma Metatrader Dalam. Rumus perhitungan MA yang saya kutip dari forum forexindo. Media mobile semplice (SMA) Moving metodo memiliki beberapa media atau Jenis perhitungan Perhitungannya dengan menjumlahkan di prezzo yang akan dihitung dibagi dengan periodo. Contoh: kita akan mencari nilai SMA dari 5 prezzo di chiusura TIAP candela, Yang Nilai vicino Masing-Masing candela Adalah 5,7,2,9,3 media mobile esponenziale (EMA) nilai EMA Bisa dihitung menggunakan rumus berikut Visualizzati di recente dari rumus di ATAS Sangat Mudah untuk menghitung nilai EMA Karena Hanya membutuhkan nilai di prezzo sekarang dan nilai EMA sebelumnya. TAPI Jika diteliti Lagi, darimana Kita mendapatkan nilai previouse EMA. yah kalau Ada Lagi dati sebelumnya tinggal Jawab aja dari EMA sebelumnya lagi. sebenarnya EMA previouse ITU Adalah nilai SMA contoh perhitungan: dati nah previouse EMA yang ke 6 ITU diambil Dari perhitungan: (252428242627) 6 25,666667 (sama dengan menghitung Nilai SMA) nah dari pernyataan diatas kita Bisa mengambil kesimpulan bahwa EMA akan memberikan segnale Lebih Dini dibanding SMA. Levigata Moving Average (SMMA) SMMA memiliki perhitungan bertahap. - Untuk menghitung Nilai SMMA Awal sama dengan menghitung SMA yaitu (totale periodo di dati dibagi) - untuk Nilai SMMA ke dua dan seterusnya menggunakan rumus contoh: kita akan menghitung nilai SMMA periodo menggunakan 3, i dati Dari 1,2,3,4,5, 6,7 dst bertahap dari 3 bar Pertama SMMA (PREZZO PREZZO 1 2 PREZZO 3) PERIODO SMMA (123) 3 2 Lalu SMMA bar pada ke 4 dihitung rumus menggunakan: SMMA (somma PRECEDENTE - PRECEDENTE AVG dati ke 4) PERIODO SMMA (6 - 2 4) 3 8 3 2,67 SMMA bar pada ke 5 SMMA (8 - 2,67 5) 3 10.333 3,44 SMMA bar pada ke 6 SMMA (10,33-3,44 6) 3 12.89 3 4.30 dst. Lineare ponderata media mobile (LWMAWMA) Pembobotan nilai pada WMA tergantung dari periodo yang kita tentukan. Semakin periodo besar maka Semakin pesar pembobotan nilai perhitungannya. Menurut pengalaman saya LWMA respon terhadap di prezzo Lebih Cepat. Jadi kita kalau Melihat tendenza Lebih Cepat. Kelemahannya Karena kecepatnya ITU. kadang kita salah menafsirkan arah di prezzo bila Visualizzati di recente dari kacamata SMA. Trader kan Tidak semua Pakai LWMA Jadi kadang kita keliru. Contoh Coppia EUUSD - SMA Periode Bulanan. di prezzo bermain di zona Sd1 dan Sd2 (Warna Biru) Jadi menurut prinsip BBMA di prezzo termasuk Sedang trend up. Spoiler (spostare il mouse per l'area spoiler per rivelare il contenuto) Contoh Coppia EUUSD - LWMA Periode Bulanan. di prezzo Sedang bermain di zona Sd1 dan Midle bulanan (Warna Biru) berarti menurut prinsip BBMA di prezzo Sedang piatta normale. Spoiler (spostare il mouse per l'area spoiler per rivelare il contenuto) Jadi mana Yang Lebih baik ternyata semuanya baik dan akurat tetapi kita Juga Harus responsip pada Saat Batas LWMA tembus, Kita Juga Harus Lihat batas SMA begitu pula sebaliknya, pada Saat Batas SMA Sudah Tidak valido kita juga Lihat LWMA. Karena setiap commerciante Tidak sama dan ITU tercermin pada pergerakan di prezzo, Tarik menarik Antara fabbisogni dan venditori membuat di prezzo kadang Naik kadang Turun. Karena forex Adalah seni Dalam mengolah Informasi dari Forex Indikator maka kita Harus Bisa menikmatinya Dalam Cara kita bermain forek sehai - Hari. bermanfaat Semoga. trading. Metode peramalan Felice (previsione) terdiri dari metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif Adalah metode yang menganalisis kondisi obyektif dengan APA adanya atau peramalan yang didasarkan STINGER air-air dati kualitatif pada masa Lalu. Hasil peramalan yang dibuat sangat bergantung pada orang yang menyusunnya. Peramalan kualitatif memanfaatkan fattore-faktor penting seperti intuisi, pendapat, Pribadi pengalaman, sistema dan Nilai pengambilan keputusan. Metode ini meliputi metode Delphi, metode grup nominale, sondaggio pasar dan Analisis analogia historikal e ciclo di vita. Metode kuantitatif Adalah peramalan yang didasarkan STINGER air-air dati kuantitatif modello atau matematis yang beragam dengan dati masa Lalu. Hasil peramalan yang dibuat sangat metode bergantung pada yang dipergunakan Dalam peramalan tersebut. Baik tidaknya metode yang digunakan tergantung dengan perbedaan atau penyimpangan Antara Hasil ramalan dengan kenyataan yang terjadi. Semakin kecil penyimpangan Antara Hasil ramalan dengan kenyataan yang akan terjadi maka Semakin baik Pula metode yang digunakan. Metode kuantitatif dapat diterapkan apabila. un. Tersedia dati dan Informasi masa Lalu b. Dati Dan Informasi tersebut dapat dikuantitatifkan Dalam bentuk Numerik c. Diasumsikan beberapa Aspek Masa Lalu akan Terus berlanjut di masa Datang. Metode ini meliputi metode kausal dan serie storiche. A. Metode Time Series Metode Time Series (Deret waktu) didasarkan atas penggunaan analisa pola hubungan antar variabel yang diperkirakan dengan variabel waktu. serie temporali Metode terdiri dari metode naif, metode rata-rata bergerak (media mobile), metode eksponential levigante dan proiezione tendenza metode. Cara Sederhana untuk peramalan ini mengasumsikan bahwa permintaan Dalam periode berikutnya Adalah sama dengan peramalan Dalam periode sebelumnya. Pendekatan naif ini merupakan modello peramalan objektif yang palizzata efektif dan efisien dari Segi biaya. Paling Tidak modello di pen-dekatan naif memberikan Titik Awal untuk perbandingan dengan lain yang Lebih Canggih. Contoh. Jika penjualan Sebuah Produk: unità (mis telepon genggam Motorolla) Adalah 68 pada Bulan Januari, Kita dapat meramalkan penjualan pada bulan Februari Akan sama, yaitu sebanyak 68 unità Juga. Metode Rata-rata Bergerak (Moving Average) Rata-rata bergerak Adalah Suatu metode peramalan Yang menggunakan rata-rata periode terakhir dati untuk meramalkan periode berikutnya. Metode eksponential levigante merupakan pengembangan dari metode medie mobili. Dalam metode ini peramalan dilakukan dengan mengulang perhitungan Secara Terus menerus dengan menggunakan dati terbaru. dati Setiap Bobot diberi, dati Yang Lebih Baru diberi Bobot yang Lebih Besar. Rumus metode lisciatura eksponential. dimana. F t Peramalan Baru F t-1 Peramalan sebelumnya Konstanta penghalusan (08804 88051) Una t-1 Permintaan aktual periode Lalu Menghitung kesalahan peramalan Ada beberapa perhitungan yang biasa digunakan untuk menghitung kesalahan Dalam peramalan. Tiga dari perhitungan yang palizzata terkenal Adalah Deviasi Mutlak rata-rata (media MAD deviazione assoluta) MAD Adalah nilai yang dihitung dengan mengambil jumlah nilai absolut dari setiap kesalahan peramalan dibagi dengan dati jumlah Periodo (n). B. Metode Kausal Metode peramalan kausal mengembangkan Suatu modello sebab-akibat Antara permintaan yang diramalkan dengan variabile variabel lain yang dianggap berpengaruh. Sebagai contoh, permintaan akan baju Baru mungkin berhubungan dengan banyaknya populasi, pendapat Masyarakat, Jenis kelamin, budaya Daerah, dan Bulan-bulan khusus (Hari Raya, Natal, tahun Baru). Dati Dari variabile variabel tersebut dikumpulkan dan dianalisa untuk menentukan kevaliditasan dari modello peramalan yang diusulkan. Metode ini untuk dipakai kondisi dimana voce penyebab terjadinya variabile yang akan diramalkan Sudah diketahui. Dengan adanya hubungan tersebut, uscita dapat diketahui Jika ingresso diketahui. Metoda regresi Dan korelasi pada penetapan Suatu persamaan estimasi menggunakan Teknik 8220least squares8221. Hubungan yang ada Pertama-tama dianalisis Secara Statistik. Ketepatan peramalan dengan menggunakan Metoda ini sangat baik untuk peramalan jangka Pendek, sedangkan untuk peramalan jangka panjang ternyata ketepatannya kurang begitu Baik. Metoda ini banyak digunakan untuk peramalan penjualan, perencanaan keuntungan, peramalan permintaan dan permalan keadaan Ekonomi. Dati yang dibutuhkan untuk penggunaan Metoda ini Adalah dati kuartalan dari beberapa tahun Lalu. Contoh: dati berikut berhubungan dengan nilai penjualan pada bar pada beberapa pecan di Penginapan Marthy e Polly Starr di Marathon, in Florida. Jika peramalan menunjukkan bahwa akan datazione 20 Valutazione di pecan Depan, berapakah penjualan yang diharapkan. Metoda ini didasarkan atas peramalan sistem persamaan regresi yang diestimasikan Secara simultan. Baik untuk peramalan jangka Pendek maupun peramalan jangka panjang, ketepatan peramalan dengan Metoda ini Sangat Baik. Metoda peramalan ini Selalu dipergunakan untuk peramalan penjualan menurut kelas Produk, atau peramalan keadaan Ekonomi Masyarakat, seperti permintaan, di prezzo dan penawaran. Dati yang dibutuhkan untuk penggunaan Metoda peramalan ini Adalah dati kuartalan beberapa tahun. Empat tahapan yang termasuk di Dalam memformulasi modello di previsione ekonometrika ini Antara rimasto teori membangun modello Suatu, dati mengumpulkan, memilih bentuk persamaan fungsi yang diestimasi, dan dan mengestimasi menginterpretasi Hasil. Contoh. s ebagai contoh disini misalnya kita menginginkan untuk memprakirakan permintaan, Maka hubungan antar di prezzo dan kuantitas dapat menjadi dasar teori yang Logis Bagi Suatu modello. il volume Faktor di prezzo yang mempengaruhi permintaan tersebut sebenarnya tidaklah merupakan Satu-satunya faktor yang mempengaruhi permintaan, tetapi banyak Faktor lain yang Juga ikut mempengaruhi permintaan. Maka Secara spesifik hubungan kausalistik permintaan ITU dipengaruhi Oleh selain di prezzo, tetapi Juga dipengaruhi misalnya reddito Oleh pro capite (I), di prezzo barang Lain (Po), dan Advertensi (A), dan Lain-lain. Karena itu modello fungsi yang dikembangkan Dalam persamaan ekonometri sebagaimana ditunjukkan pada pembahasan estimasi permintaan yang dipengaruhi Oleh sejumlah Faktor atau variabel Antara rimasto seperti yang dinyatakan sebagai: Qd f (P, I, Po, Dan A) Yang Secara Ekonomi terbukti Secara empirik bahwa fungsi permintaan dipengaruhi P, I, Po, dan ITU dirumuskan sebagai fungsi: Qd a 8211 bP cI dPo eA Dimana Qd permintaan volumi merupakan, un merupakan koefisiensi konstanta, b, c, d, Dan e merupakan koefisiensi Faktor Harga, reddito, Harga Barang Lain , Dan Advertensi. Metoda ini untuk dipergunakan menyusun proyeksi tendenza Ekonomi jangka panjang. Modello ini kurang baik ketepatannya untuk peramalana jangka panjang. Modello ini banyak dipergunakan untuk peramalan penjualan Perusahaan, penjualan Sektor industri dan sub Sektor industri, produksi dari Sektor dan sub Sektor industri. Dati yang dibutuhkan untuk penggunaan Metoda atau dati ini Adalah modello tahunan Selama sekitar Sepuluh sampai lima Belas tahun. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda untuk berencana mengoleksi file menggunakan di hosting yang baru Jika ya, sito kunjungi silahkan ini untuk kbagi informazioni selengkapnya. Di sana anda Bisa dengan bebas quota dan mendowload foto-foto Keluarga viaggio dan, musica, video, filem dll Dalam jumlah dan Waktu yang Terbatas Tidak, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis:) metode metode peramalan dan aplikasi Metode Expnontial Smoothing Metode livellamento esponenziale merupakan metode peramalan yang cukup baik untuk peramalan jangka panjang dan jangka menengah, terutama pada Tingkat operasional Suatu Perusahaan, Dalam perkembangan dasar matematis dari metode levigante (forcasting da Makridakis, Hal 79- 115) dapat Visualizzati di recente bahwa konsep esponenziale Telah berkembang dan menjadi metode Praktis dengan penggunaan yang cukup luas, terutama Dalam peramalan Bagi persedian. Kelebihan Utama dari metode esponenziale Adalah Visualizzati di recente dari kemudahan Dalam Operasi yang relativa rendah, Ada sedikit keraguan apakah ketepatan yang Lebih baik Selalu dapat dicapai dengan menggunakan (QS) Quantitatif sistem ataukah metode dekonposisi yang Secara intuitif menarik, Namun Dalam hal ini jika diperlukan peramalan untuk voce ratusan. Menurut Makridakis, Wheelwright amp Mcgee Dalam bukunya forcasting (Hal 104). Menyatakan bahwa apabila dati yang dianalisa bersifat cartoleria, Maka penggunaan metode bergerak rata-rata (media mobile) Atau singolo esponenziale cukup tepat akan tetapi apabila datanya menunjukan Suatu tendenza linier. modello maka yang baik untuk digunakan Adalah esponenziale linier dari marrone modello atau esponenziale linier Dari Holt. Permasalahan Umum yang dihadapi apabila modello menggunakan pemulusan eksponensial Adalah memilih konstanta pemulusan yang diperkirakan tepat. Adapun Panduan untuk memperkirkan Nilai un yaitu Antara rimasto: Apabila pola historis dati dari aktual sangat permintaan bergejolak atau Tidak stabil dari waktu ke waktu, Kita memilih Nilai un mendekati 1.Biasanya di Pilih Nilai un 0,9 Namun pembaca dapat mencoba Nilai una di Più mendekati yang 1 seperti 0,8 0,99 tergantung sejauh mana gejolak dari i dati ITU. Apabila pola historis dati dari akual permintaan Tidak berfluktuasi atau relazion stabil dari waktu ke waktu maka Kita memilih Nilai un yang mendekati Nol, katakanlah a 0,2 0,05 0,01 tergantung sejauh mana kestabilan ITU dati, Semakin stabil Nilai un yang dipilih Harus Semakin kecil menuju ke Nilai Nol b.2. Metode singolo esponenziale Metode ini Juga digunakan untuk meramalkan Suatu periode ke Depan. Untuk Melihat persamaan metode ini dengan metode unico media mobile. maka Lihat Kembali persamaan matematis yang pada digunakan peramalan unico media mobile. Peramalan untuk periode t, persamaan Adalah: Sedangkan persamaan matematis untuk singolo movimento di livellamento esponenziale sebagai berikut: Demikian seterusnya untuk Jadi terlihat bahwa metode unico media mobile merupakan dati sejumlah semua yang ditekankan pada Baru. Di prezzo ditetapkan Oleh 0 X 1 dan di prezzo Yang Yang terpilih memberikan simpangan terkecil dari perhitungan yang ada, seperti pada metode unico media mobile. Peramalan dengan esponenziale Juga dapat digunakan untuk meramalkan beberapa periode kedepan untuk pola dati dengan kecenderungan linier, Teknik Yang digunakan dikenal dengan nama Brown Parametro esponenziale Langkah-Langkah perhitungan untuk mendapatkan peramalan dengan metode ini Adalah: nilai peramalan dengan unico media mobile. Nilai movimento kedua media. Hasil peramalan dengan doppia media mobile pada periode kedepan. periode kedepan yang diramalkan. B.3. Metode doppio esponenziale Metode ini dikembangkan Oleh Browns untuk mengatasi adanya perbedaan yang Muncul dati Antara aktual dan nilai peramalan apabila tendenza ada trama pada datanya. Untuk Browns ITU memanfaatkan nilai peramalan dari Hasil singolo spianatura Eksponential Smothing dan doppio esponenziale. Perbedaan antara kedua ditambahkan pada di prezzo dari SES dengan demikian di prezzo peramalan Telah disesuaikan terhadap tendenza trama pada datanya. B.3.1. Metode doppio Expnontial Smoothing Satu Parametro Brown Dasar pemikiran dari pemulusan eksponensial linier dari Brown Adalah serupa dengan rata-rata bergerak linier, Karena kedua Nilai pemulusan Tunggal dan ganda ketinggalan dari dati yang sebenarnya bilamana terdapat Unsur tendenza. perbedaan antara Nilai pemulusan Tunggal dan ganda dapat ditambahkan kepada nilai pemulusan dan disesuaikan tendenza untuk. Persamaan yang dipakai Dalam implementasi pemulusan linier Satu parametro Brown ditunjukan dibawah ini: una t S8217t (S8217t St) 2 S8217t St F t a t b t. m t 823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230 (2.21) S t nilai pemulusan eksponensial Tunggal S t Adalah nilai pemulusan eksponensial ganda. m jumlah periode Muka ke yang diramalkan. ramalan m periode Muka ke Agar dapat menggunakan persamaan diatas, Nilai S t-1 dan S t-1. Harus tersedia. Tetapi pada Saat t 1, Nilai Nilai-tersebut Tidak tersedia. Jadi, Nilai Nilai-ini Harus ditentukan pada Awal periode. Hal ini dapat dilakukan dengan Hanya menetapkan S t dan S t sama dengan X t atau dengan menggunakan Suatu Nilai rata-rata dari beberapa nilai Pertama sebagai Titik Awal. Jenis masalah inisialisasi ini Muncul Dalam setiap metode pemulusan (smoothing) eksponensial. Jika parametro pemulusan un Tidak mendekati Nol, pengaruh dari prose inisialisasi ini dengan Cepat menjadi kurang berarti dengan berlalunya waktu. Tetapi, Jika un mendekati Nol, prose inisialisasi tersebut dapat memainkan Peran yang nyata Selama periode Muka waktu ke yang panjang. B.3.2. Metode doppio esponenziale Smothing Dua Parametro Holt Metode pemulusan eksponensial linier dari Holt Dalam prinsipnya serupa dengan Brown kecuali bahwa Holt Tidak menggunakan rumus pemulusan berganda Secara langsung. Sebagai gantinya Holt memuluskan nilai tendenza parametro dengan parametro yang Berbeda dari yang digunakan pada Deret yang Asli. Ramalan dari pemulusan eksponensial linier Holt didapat dengan menggunakan dua konstan pemulusan (dengan nialai antara 0 sampai 1) dan Tiga persamaan:. F t m S t b t m82308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230823082308230 (2.24) Dimana. dati pemulusan pada periode t tendenza pemulusan pada periode t peramalan pada periode t Persamaan diatas (1) menyesuaikan S t Secara langsung untuk tendenza periode sebelumnya yaitu b t-1 dengan menambahkan nilai pemulusan yang terakhir, yaitu S t-1. hal ini untuk membantu menghilangkan kelambatan dan menempatkan S t ke dasar perkiraan nilai dati Saat ini. Kemudian tendenza persamaan meremajakan (2), Yang ditunjukan sebagai perbedaan Antara dua nilai pemulusan yang terakhir. Hal ini tepat Karena jika terdapat kecenderungan di Dalam dati, Nilai yang akan Baru Lebih Tinggi atau Lebih rendah dari pada nilai yang sebelumnya. Karena mungkin Masih terdapat sedikit kerandoman. maka hal ini dihilangkan Oleh pemulusan g (gamma) tendenza pada periode Akhir (S t S t-1), Dan menambahkannya dengan tendenza taksiran sebelumnya dikalikan (1-g). Jadi persamaan diatas dipakai untuk meremajakan tendenza. Akhirnya persamaan (3) digunakan untuk peramalan ke Muka. Trend. b t, dikalikan Con una quantità periode kedepan yang diramalkan, m dan ditambahkan pada nilai dasar S t. b.4. Metode Triple esponenziale Metode ini dapat digunakan untuk dati yang bersifat atau mengandung musiman. Metode ini Adalah metode yang digunakan tendenza Dalam pemulusan dan musiman. Metode inverno didasarkan atas Tiga persamaan pemulusan yaitu satu untuk cartoleria, tendenza, dan musiman. Hal ini serupa dengan metode Holt dengan Satu persamaan tambahan untuk mengatasi musiman. Persamaan dasar untuk metode Adalah inverno sebagai berikut: L Panjang musiman. B Komponen tendenza che Faktor penyesuaian musiman Ramalan untuk n periodo Eke Depan. 2.1.1. Aspek Umum dari Metode Pemulusan Kelebihan Utama dari penggunaan metode pemulusan (Smoothing) yang Luas Adalah kemudahan dan ongkos yang rendah. Ada sedikit keraguan apakah ketetapan yang Lebih baik Selalu dapat di capai dengan menggunakan metode autoregresi atau pola rata-rata bergerak yang Lebih Canggih. Namun demikian, Jika diperlukan ramalan untuk ribuan voce, seperti Dalam banyak Kasus sistem persedian (Inventori), Maka metode pemulusan seringkali merupakan Satu-satunya metode yang dapat dipakai. Dalam Hal keperluan peramalan yang Besar, Maka Suatu Yang kecil dan mantap ITU Lebih berarti. Sebagai contoh, menyimpan empat Nilai sebagai Ganti dari Tiga nilai untuk setiap voce dapat menjadi sangat berarti bagi complessive degli ospiti elemento sebulan. Disamping itu, waktu komputer Yang diperlukan untuk melakukan perhitungan yang penting Harus disediakan pada Tingkat yang LAYAK, dan Alasan ini, metode pemulusan eksponensial Lebih disukai dari pada metode bergerak dan parametro jumlah metode dengan rata-rata yang sedikit Lebih disukai dari pada yang Lebih Banyak. Metode ultima piazza Pengertian. Analisis tendenza merupakan Suatu metode Analisis yang ditujukan untuk melakukan Suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan Datang. Untuk melakukan peramalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam Informasi (dati) yang cukup banyak dan diamati Dalam periode waktu yang relatif cukup panjang, sehingga dari Hasil Analisis tersebut dapat diketahui sampai berapa fluktuasi besar yang terjadi dan Faktor-faktor APA saja yang mempengaruhi terhadap perubahan tersebut . Secara teoristis, serie temporali Dalam Analisis yang palizzata menentukan Adalah kualitas atau keakuratan Dari Informasi atau-dati dati yang diperoleh Serta waktu atau periode Dari-dati dati tersebut dikumpulkan. dati Jika yang dikumpulkan tersebut Semakin banyak maka Semakin baik Pula estimasi atau peramalan yang diperoleh. Sebaliknya, dati Jika Yang dikumpulkan Semakin sedikit maka Hasil estimasi atau peramalannya akan Semakin Jelek. Metode Least Square. Metode yang digunakan untuk Analisis serie temporali Adalah Metode Garis Linier Secara Bebas (metodo mano libera), Metode Setengah Rata-Rata (metodo semi media), Metode Rata-Rata Bergerak (Moving Metodo Average) dan Metode KUADRAT Terkecil (metodo dei minimi quadrati). Dalam hal ini akan Lebih dikhususkan untuk membahas Analisis tempo serie dengan metode KUADRAT terkecil yang dibagi Dalam Dua Kasus, yaitu dati Kasus genap dan Kasus dati ganjil. Secara Umum persamaan Garis linier dari Analisis serie temporali Adalah. Y a b X. Keterangan. Y Adalah variabel yang dicari trendnya dan X Adalah variabel waktu (tahun). Sedangkan untuk mencari Nilai konstanta (a) parametro dan (b) Adalah. Y N dan b XY X2 Contoh Kasus dati Ganjil: Tabel. Volume Penjualan Barang X (Dalam 000 unità) Tahun 1995 sampai dengan 2003 Untuk mencari Nilai un dan b Adalah sebagai berikut: un 2.460 9 273,33 dan b 775 60 12,92 Persamaan Garis liniernya Adalah. Y 273,33 12,92 X. Dengan menggunakan persamaan tersebut, dapat diramalkan penjualan pada tahun 2010 Adalah. Y 273,33 12,92 (untuk tahun 2010 nilai X Adalah 11), sehingga. Y 273,33 142,12 415,45 artinya penjualan barang X pada tahun 2010 diperkirakan sebesar 415,450 unità Contoh Kasus dati Genap: Tabel. Volume Penjualan Barang X (Dalam 000 unità) Tahun 1995 sampai dengan 2002 Untuk mencari Nilai un dan b Adalah sebagai berikut: un 2.150 8 268,75 dan b 1.220 168 7,26 Persamaan Garis liniernya Adalah. Y 268,75 7,26 X. Berdasarkan persamaan tersebut untuk meramalkan penjualan pada tahun 2008 Adalah. Y 268,75 7,26 (untuk tahun 2008 nilai X Adalah 19), sehingga. Y 268,75 137,94 406,69 artinya penjualan barang X pada tahun 2008 diperkirakan sebesar 406,69 atau 406,690 unità. Elain dengan menggunakan metode tersebut di ATAS, Juga dapat dipakai dengan metode sebagai berikut: Tabel. Volume Penjualan Barang X (Dalam 000 unità) Tahun 1995 sampai dengan 2002 Untuk mencari Nilai un dan b Adalah sebagai berikut: un 2.150 8 268,75 dan b 610 42 14,52 Persamaan Garis liniernya Adalah. Y 268,75 14,52 X. Berdasarkan persamaan tersebut untuk meramalkan penjualan pada tahun 2008 Adalah. Y 268,75 14,52 (untuk tahun 2008 nilai X Adalah 9), sehingga. Y 268,75 137,94 406,69 artinya penjualan barang X pada tahun 2008 diperkirakan sebesar 406,690 unità. Per Arin, Untuk Y dan X dati ITU Adalah mentah, misalnya mencari tendenza al kunjungan maka Y Nya Adalah periode waktu (misal TIAP bulan Dalam 1 tahun) dan X Nya jumlah pengunjung (misalnya per Bulan). Setelah ITU Baru Bisa dimasukkan tendenza Dalam Analisis Kalau dicermati tendenza rumus sama dengan rumus regresi Sederhana (untuk mencari Nilai un dan b). Karena jumlah X di tendenza sama dengan nol maka jika dimasukkan Dalam rumus regresi maka Jadi tendenza rumus. Artinya, untuk mencari Nilai un dan b tendenza pada Bisa menggunakan rumus regresi, TAPI sebaliknya rumus tendenza Tidak dapat diaplikasikan Dalam regresi, Karena Dalam regresi jumlah X Tidak sama dengan nol saya lg skripsi mas, Cuma Blom ngerti menjelaskan nilai x ITU Secara lengkap, cuma itung2annya saya ngerti, nah Dosen saya minta menjelaskan nilai x ITU dengan sedetail2nya. dosennya nyuruh saya TIAP x Harus dijelaskan Dari mana asalnya ,, gimana ya mas Slamet menjelaskan x berasal darimana, Malah Dosen saya nyuruh TIAP bulan x nya Harus dijelasin. Per Iqbalbo, dati Karena jumlah X-nya genap maka nilai 0 berada Antara bulan Giugno dan Juli, sehingga Bulan Giugno dinilai -1 dan bulan Juli dinilai 1. Jarak Antara bulan Giugno DGN Juli atau Jarak -1 DGN 1 Adalah 2, Maka seterusnya Harus loncat 2. Maka bulan Mei dinilai -3 aprile -5 dst. Kalau bulan Agustus dinilai 3 dinilai dan settembre 5 DST. Jadi untuk Nilai X disamping totalnya 0 Juga Harus konsisten loncat 2. mas slamet8230 ITU cara mencari x (waktu variabile) gimana jujur saya Masih bingung Kok TAU2 dapet Nilai -4, -3 Mohon penjelasannya più .. terimaksih Per Iqbaldo, untuk mencari Nilai X pada tendenza Analisis kata kuncinya Adalah jika nilai X dijumlahkan maka hasilnya 0. Untuk dati jumlah tahun ganjil maka tahun yang ditengah nilainya 0, tahun sebelumnya -1 -2 trus DST, Sedang tahun sesudahnya 1 trus 2 DST. Kalau dati jumlah tahun genap Lihat diatas contoh. Buku Statistika Deskriptif email: ssantoso0219yahoo. co. id Messaggio di navigazione Komisi Gratis
No comments:
Post a Comment